Selasa, 31 Januari 2017

Profesionalisme Sejati

Profesionalisme Sejati Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

06 Desember 2005 – 11:39    (Andrie Wongso)   Diposting oleh: Editor

(Rate: 8.00 / 3 votes) Action & Wisdom Motivation Training

Alkisah dalam sebuah latihan perang, Sun Tzu berani menghukum anaknya sendiri (yang jadi kepala prajurit) yang gagal menjalankan latihan perang-perangan. Jika kita gunakan logika umum, mana mungkin seorang ayah mau menyakiti anak yang dicintainya? Bahkan melukainya di depan orang banyak, seolah seperti sengaja mempermalukannya.

Satu prinsip strategi perang ditunjukkan langsung oleh Sum Tzu di hadapan para prajuritnya. Bahwa dalam perang tidak ada hak istimewa bagi keluarga atau anak jenderal. Siapa pun yang dipilih sebagai komandan atau pemimpin perang, dia harus memiliki kecakapan perang dan mampu memimpin pasukan. Untuk soal kemampuan kemiliteran dan kepemimpinan tidak ada sedikit pun kompromi.

Inilah prinsip profesionalisme sejati yang diajarkan Sun Tzu sejak ribuan tahun yang lalu. Selain bidang kemiliteran, prinsip profesionalisme sejati ini juga berlaku di segala bidang kehidupan. Yaitu di bidang politik, birokrasi, manajemen, bisnis, karir, hingga di kehidupan pribadi setiap orang.

Kalau kita mau jujur, banyak hal di bidang yang saya sebutkan tad
... baca selengkapnya di Profesionalisme Sejati Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 24 Januari 2017

Fokus Pada Tema

Fokus Pada Tema Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Suatu hari mentor saya menelpon. Saya senang sekali, seakan hari itu hari yang paling indah dari hari-hari yang ada. Kenapa? Karena hari-hari sebelumnya saya merasa tidak tahu kemana harus mengarahkan tulisan-tulisan saya. Yang saya ketahui hanyalah bahwa saya sedang berjalan entah kemana. Jika Anda mengikuti tulisan-tulisan saya yang muncul di pembelajar.com, sejak saya menjadi kolumnis tetap di sana, maka Anda akan menemukan pikiran-pikiran dan gagasan-gagasan saya merupakan semacam gado-gado, dan itulah yang terhidangkan. Mula-mula saya menghidangkan es cendol, lalu kolak pisang, kemudian muncul pangsit. Dari motivasi sampai kesetaraan gender. Artikel-artikel tersebut tidak tersusun rapi berdasarkan tema. Dan mentor saya menelpon untuk menghentikan saya dari ketidakfokusan saya pada tema. Dan tentu saja agar saya tidak tersesat.

Kenapa hal ini bisa terjadi? Karena saya ingin menyampaikan lebih banyak daripada apa yang hendak saya bicarakan. Itulah ketidakfokusan saya. Jika saya selalu begini, saya tak akan sampai ke mana-mana. Potongan-potongan artikel yang ada tidak akan bisa disatukan. Karena tema-temanya bertebaran. Ini sangat merugikan, apalagi bagi seseorang yang dikenal menulis dengan tema tertentu misalnya tentang computer, kepenulisan, motivasi dan lain-lain.

Dalam menulis kita harus m
... baca selengkapnya di Fokus Pada Tema Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 13 Januari 2017

Cerita Kakek Hanif

Cerita Kakek Hanif Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Menjelang Maghrib, penduduk di Desa Mekar jati berduyun-duyun menuju masjid untuk menunaikan shalat berjamaah.
Arwan masih di rumah ketika teman-teman yang lainnya telah ke masjid. Ia memang selalu menunggu sahabat karibnya, Mujib. Setelah Mujib datang, mereka pun berangkat bersama-sama. Seperti biasanya, setiap habis shalat Magrib, Arwan dan Mujib ikut mengaji bersama Kakek Hanif.
“Arwan, bacaanmu kemarin sampai di mana?” tanya Kakek Hanif.
“Sampai Surat AI-Alaq, Kek!”

Kemudian, Kakek Hanif menyuruh Arwan untuk meneruskan bacaannya. Arwan yang sudah mengikuti pengajian itu selama tiga bulan, tentu saja tidak mengalami kesulitan, Bahkan, ia bisa membacakannya dengan lagu yang indah dan tajwid yang benar. Mereka membaca bergiliran. Ada yang sudah lancar seperti Arwan. Ada yang masih kaku. Bahkan, ada juga yang masih mengeja. Selain diajarkan cara membaca Alquran, mereka juga di suruh untuk menghapalkan doa-doa.

Anak-anak pengajian di masjid itu memang senang belajar dengan Kakek Hanif. Karena selain baik hati, ia juga tak suka marah-marah. Kakek Hanif pintar bercerita. Dan itulah yang menyebabkan mereka jadi lebih akrab dengan Kakek Hanif. Demikian juga dengan Kakek Hanif, ia pun tidak pernah merasa bosan.

Kakek Hanif mulai mengajar di masjid itu sejak setahun yang lalu. Ketika masjid itu baru selesai di bangun. Dan sejak itu pula banyak anak ya
... baca selengkapnya di Cerita Kakek Hanif Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 05 Januari 2017

Pelantikan Pejabat dengan SOTK Baru

Pelantikan Pejabat Kabupaten Bandung, Muka Lama Mendominasi

04 Jan 2017 | 06:17 WIB 521 Nusantara

Kantor Bupati Bandung (Foto : ist)

SOREANG (netralitas.com) - Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bandung, Erick Juriara Ekananta melantik 139 pejabat tinggi pratama beserta pejabat administrator di lingkungan Kabupaten Bandung. Hal ini merupakan implementasi dari yang diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat pemerintah daerah.

"Yang dilantik hari ini, terdiri dari Eselon 3 dan eselon 2," kata Erick kepada wartawan usai melantik Kepala Bagian, Camat dan Kepala Sesi di lingkungan Pemkab Bandung, Selasa, di Gedung M Toha, Soreang, Kabupaten Bandung, Menurut Erick, pengukuhan ini sekaligus sebagai mewujudkan misi dan visi dari pemerintah Kabupaten Bandung untuk memiliki perangkat kerja yang profesional dan mampu menjalankan pemerintahan dengan baik secara Sabilulungan.

Berikut posisi pejabat baru dari hasil pantauan netralitas.com;  Kepala Bagian Humas Kabupaten Bandung yang sebelumnya ditempati Ahmad Kosasih, kini digantikan oleh Camat Cileunyi Wawan Ahmad Ridwan. Posisi Wawan akan digantikan oleh Yayan yang sebelumnya menjabat Camat di Kecamatan Pangalengan. Camat Nagreg Entang Kurnia akan menggantikan posisi  Camat Cicalengka Ahmad Rizki . Ahmad Rizki sendiri akan  menjadi Camat Cimenyan. Camat Nagreg yang baru akan diisi oleh Faisal dari Kesbangpol. 

Sedangkan jabatan kepala dinas yang baru  diisi oleh Ahmad Kosasih Kepala Dinas Infrastruktur Daerah, Agus Firman Kepala Dinas Pariwisata, Asep Kusuma Kepala Dinas Lingkungan Hidup, dan Hernawan yang sebelumnya menjabat Kadis Peternakan akan mengisi posisi Dinas Koperasi dan UKM  Dan Popi tetap menjabat Kadis Perindustrian dan Perdagangan.

Menanggapi rotasi pejabat di Kab.Bandung hari ini, Cecep Suhendar Anggota DPRD dari Fraksi Golkar mengungkapkan bahwa perubahan tersebut sudah mengacu kepada PP 18 tahun 2016 tentang SOTK yang baru. Cecep yakin bahwa pilihan bupati tersebut mempertimbangkan asas  profesionalitas dan bukan unsur “ like atau dislike “ ungkapnya kepada netralitas.com.

Penilaian berbeda disampaikan oleh Wahyu ketua LSM Sunda Wibawa terkait pengangkatan pejabat baru tersebut . Bupati Dadang Naseer masih mengangkat muka-muka lama di kabinetnya,  harusnya beliau lebih peka terhadap rekam jejak pejabat terkait. Wahyu mencontohkan dalam pengangkatan Agus Firman sebagai Kepala Dinas Pariwisata baru. “ Track record  Agus Firman  waktu menjabat Kepala Dinas Pendidikan di Kab. Bandung  sempat ternoda dengan kasus hukum yang melibatkan bawahannya , jangan sampai hal ini terulang di tempat yang baru “, ungkapnya. 

 

Selasa, 03 Januari 2017

139 Pejabat Eselon 2 dan 3 dilantik Bupati Bandung Selasa, 03 Januari 2017

Home /Berita/139 Pejabat Eselon 2 dan 3 dilantik Bupati Bandung

Berita

139 Pejabat Eselon 2 dan 3 dilantik Bupati Bandung

Selasa, 03 Januari 2017

Bupati Bandung H. Dadang M Naser, S.Ip.,M.Si melantik 139 pejabat eselon II-a, II-b, III-b, III-a dan IV –b di lingkungan pemerintah Kabupaten Bandung. Pelantikan jabatan pimpinan tinggi pratama, jabatan administrator dan jabatan pengawas ini, di pusatkan di Gedung Moch. Toha Soreang, Selasa (3/ 12).

“139 pejabat yang dilantik ini terdiri 65 orang pimpinan tinggi pratama, 55 orang untuk jabatan administrator dan 20 orang pengangkatan pejabat di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung,” ungkapnya.

Bupati mengatakan, bahwa pelantikan dan pengukuhan para pejabat tersebut sejalan dengan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2016 sebagai tindak lanjut dari Peraturan pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Ia berharap pejabat yang baru selanjutnya akan membawa dampak positif dalam upaya meningkatkan tata kelola pemerintah yang baik di Kabupaten Bandung.

“Saya harap pejabat yang baru bisa membawa dampak positif. Dengan adanya kesadaran dan kesiapan mental untuk terus bergerak dinamis melakukan berbagai peribahan secara konstruktif dan normatif seiring dengan dinamika yang ada khususnya dalam mewujudkan tata kelola yang baik di Kabupaten Bandung” ucap Bupati.

Terjadinya perubahan penempatan personil dalam struktur kelembagaan, lanjut nya merupakan sebuah tuntutan yang harus dipernuhi untuk tetap menjaga sinergitas organisasi. Menurutnya, perubahan ini harus disikapi dengan positif sebagai upaya perbaikan organisasi dalam meningkatkan kinerja pemerintah daerah.

“Pengangkatan jabatan pimpinan tinggi pratama, jabatan administrator dan jabatan pengawas merupakan jabatan strategis Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mengimplementasikan visi Kabupaten Bandung,” imbuhnya.

Berkenaan dengan hal itu, Bupati menyatakan bahwa untuk mewujudkan visi Kabupaten Bandung yaitu “Memantapkan Kabupaten Bandung yang Maju, Mandiri dan Berdaya Saing, Melalui Tata Kelola Pemerintahan yang baik dan SInergi Pembangunan dan Perdesaan, Berlandaskan Religius Kultural dan Berwawasan LIngkungan, diperlukan kualitas sumber daya aparatur yang kompeten.

“Dibutuhkan aparatur yang kompeten, yakni PNS yang mempunyai karakter, keahlian dan kemampuan yang memadai berupa pengetahuan, keterampilan dan sikap perilaku untuk melaksanakan tugas dan fungsinya dan tuntutan masyarakat dalam kapasitas sebagai pelayan publik,” pungkas Bupati Dadang M Naser. 

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah, Dr. Erick Juriara Ekananta.,M.Si mengatakan saat ini terdapat beberapa Kepala OPD yang menjabat pada OPD baru. Diantaranya Ir. H Hermawan dengan jabatan lama Kepala Dinas (Kadis) Peternakan dan Perikanan menjadi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Ir. Dadang Hermawan (Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluh)) dengan jabatan baru sebagai Lepala Dinas Pangan dan Perikanan, Ir Atih Witartih, M.Si (Kepala Badan Pengendalian LIngkungan Hidup) dengan jabatan baru sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik.

“Dua orang staf ahli menjabat Kepala Dinas, yakni Dr. H. Agus Firman (Staf ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia) dengan jabatan baru Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Asep Kusumah (Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan) menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Ir. H. Kawaludin (Kepala Dinas Sumber Daya Air, Pertambangan dan energy) menjabat sebagai Kepala Dinas Kebakaran,” jelas Erick.

Press Release Humas Setda Kabupaten Bandung