Kamis, 05 Januari 2017

Pelantikan Pejabat dengan SOTK Baru

Pelantikan Pejabat Kabupaten Bandung, Muka Lama Mendominasi

04 Jan 2017 | 06:17 WIB 521 Nusantara

Kantor Bupati Bandung (Foto : ist)

SOREANG (netralitas.com) - Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bandung, Erick Juriara Ekananta melantik 139 pejabat tinggi pratama beserta pejabat administrator di lingkungan Kabupaten Bandung. Hal ini merupakan implementasi dari yang diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat pemerintah daerah.

"Yang dilantik hari ini, terdiri dari Eselon 3 dan eselon 2," kata Erick kepada wartawan usai melantik Kepala Bagian, Camat dan Kepala Sesi di lingkungan Pemkab Bandung, Selasa, di Gedung M Toha, Soreang, Kabupaten Bandung, Menurut Erick, pengukuhan ini sekaligus sebagai mewujudkan misi dan visi dari pemerintah Kabupaten Bandung untuk memiliki perangkat kerja yang profesional dan mampu menjalankan pemerintahan dengan baik secara Sabilulungan.

Berikut posisi pejabat baru dari hasil pantauan netralitas.com;  Kepala Bagian Humas Kabupaten Bandung yang sebelumnya ditempati Ahmad Kosasih, kini digantikan oleh Camat Cileunyi Wawan Ahmad Ridwan. Posisi Wawan akan digantikan oleh Yayan yang sebelumnya menjabat Camat di Kecamatan Pangalengan. Camat Nagreg Entang Kurnia akan menggantikan posisi  Camat Cicalengka Ahmad Rizki . Ahmad Rizki sendiri akan  menjadi Camat Cimenyan. Camat Nagreg yang baru akan diisi oleh Faisal dari Kesbangpol. 

Sedangkan jabatan kepala dinas yang baru  diisi oleh Ahmad Kosasih Kepala Dinas Infrastruktur Daerah, Agus Firman Kepala Dinas Pariwisata, Asep Kusuma Kepala Dinas Lingkungan Hidup, dan Hernawan yang sebelumnya menjabat Kadis Peternakan akan mengisi posisi Dinas Koperasi dan UKM  Dan Popi tetap menjabat Kadis Perindustrian dan Perdagangan.

Menanggapi rotasi pejabat di Kab.Bandung hari ini, Cecep Suhendar Anggota DPRD dari Fraksi Golkar mengungkapkan bahwa perubahan tersebut sudah mengacu kepada PP 18 tahun 2016 tentang SOTK yang baru. Cecep yakin bahwa pilihan bupati tersebut mempertimbangkan asas  profesionalitas dan bukan unsur “ like atau dislike “ ungkapnya kepada netralitas.com.

Penilaian berbeda disampaikan oleh Wahyu ketua LSM Sunda Wibawa terkait pengangkatan pejabat baru tersebut . Bupati Dadang Naseer masih mengangkat muka-muka lama di kabinetnya,  harusnya beliau lebih peka terhadap rekam jejak pejabat terkait. Wahyu mencontohkan dalam pengangkatan Agus Firman sebagai Kepala Dinas Pariwisata baru. “ Track record  Agus Firman  waktu menjabat Kepala Dinas Pendidikan di Kab. Bandung  sempat ternoda dengan kasus hukum yang melibatkan bawahannya , jangan sampai hal ini terulang di tempat yang baru “, ungkapnya. 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar